Adab Buang Air
Buang air adalah suatu kebiasaan yang kita selalu
lakukan setiap hari, oleh karena kebiasaan itulah seringkali kita kurang
memperhatikan adab dalam melakukannya dan malah meniru kebiasaan orang
kafir. Islam telah mengatur berbagai macam hal sampai kepada hal hal yang
kecil seperti buang air ini. Dalam hal buang air ini beberapa hal yang perlu
kita perhatikan adalah:
- Tidak membawa barang yang memuat nama Allah kecuali
bila dikhawatirkan akan hilang atau tempat penyimpanan barang berharga.
- Menjauhkan dan menyembunyikan diri dari manusia
terutama di waktu buang air besar, agar tidak kedengaran suara atau
tercium bau.
- Membaca basmalah dan do'a di waktu hendak masuk kakus,
dan ketika hendak mengangkat kain bila di lapangan terbuka.
- Menghindarkan bicara sama sekali, baik berupa dzikir
ataupun lainnya. Maka tidak perlu menyahuti ucapan salam atau adzan.
Dikecualikan bila amat perlu sekali , seperti memperingatkan orang buta
yang dikhawatirkan akan jatuh.
- Hendaklah menghargai kiblat, hingga ia tidak menghadap
kepadanya atau membelakanginya.
- Tidak kencing sambil berdiri, sangat
disayangkan banyak masjid besar saat ini yang menyediakan tempat untuk
kencing berdiri dan juga menghadap ke arah kiblat atau sebaliknya.
- Supaya mencari tempat yang lunak dan kerendahan untuk
menjaganya agar tida kena najis
- Menghindari lobang supaya tidak menyakiti hewan - hewan
yang mungkin ada di sana.
- Hendaklah menjauhi tempat orang bernaung, jalanan dan
tempat pertemuan mereka.
- Tidak buang air kecil di tempat mandi, begitu pula pada
air tergenang atau air mengalir. Di tempat mencuci tidak dilarang buang
air kecil.
- Wajib menghilangkan najis yang terdapat pada kedua
jalan.
- Tidak bersuci dengan tangan kanan demi menjaga
kebersihannya dari menyentuh kotoran.
- Menggosok tangan dengan tanah setelah bersuci, atau
mencucinya dengan sabun dan yang sama dengan itu, agar hilang bau busuk
yang melekat di sana.
- Memerciki kemaluan dan celananya dengan air bila
kencing, guna melenyapkan was - was dalam hati, hingga nanti bila
kedapatan basah, maka ia akan mempunyai alasan bahwa itu adalah berkas
percikan tadi.